PSPS Pekanbaru Matangkan Persiapan Jelang Hadapi Persiku Kudus, Fokus Mental, Fisik dan Taktik Permainan
Pelatih PSPS Pekanbaru Akhyar Ilyas saat memberikan instruksi kepada para pemain PSPS Pekanbaru beberapa waktu lalu.
Rizki Kurniawan
Pekanbaru
PELATIH PSPS Pekanbaru Akhyar Ilyas, menegaskan bahwa timnya saat ini tengah mempersiapkan diri secara maksimal jelang menghadapi pertandingan selanjutnya melawan Persiku Kudus dalam laga lanjutan Pegadaian Liga 2 Championship 2026-2027 di Stadion Kaharuddin Nasution, Ahad (18/10/2026) mendatang.
Dalam persiapan tersebut, jajaran pelatih memberikan perhatian khusus terhadap tiga aspek penting, yakni mental pemain, kondisi fisik, serta pematangan strategi dan taktik permainan.
Akhyar Ilyas menyampaikan bahwa persiapan menghadapi Persiku Kudus tidak hanya berfokus pada latihan di lapangan, tetapi juga bagaimana menjaga konsentrasi, meningkatkan kebugaran, dan membangun kepercayaan diri seluruh pemain agar mampu tampil optimal saat pertandingan berlangsung.
Dikatakan Akhyar, setiap pertandingan memiliki tantangan tersendiri. Karena itu, para pemain PSPS Pekanbaru harus tetap fokus, menjaga semangat juang, serta tidak cepat merasa puas dengan hasil maupun penampilan yang telah dicapai sebelumnya.
Menurut Akhyar Ilyas aspek mental menjadi salah satu faktor penting yang harus dipersiapkan menjelang pertandingan melawan Persiku Kudus. Ia mengingatkan seluruh pemain agar tetap memiliki motivasi tinggi, disiplin, dan konsentrasi sepanjang pertandingan.
Akhyar Ilyas menekankan bahwa para pemain tidak boleh cepat berpuas diri. Mereka harus terus melakukan evaluasi dan memperbaiki kekurangan yang masih terlihat dalam permainan sebelumnya.
"Sikap fokus dan mental pantang menyerah sangat dibutuhkan agar pemain mampu menghadapi berbagai situasi di lapangan, termasuk ketika mendapatkan tekanan dari lawan.
Dengan mental yang kuat, para pemain diharapkan mampu menjalankan instruksi pelatih secara disiplin, menjaga kekompakan tim, serta tetap tenang dalam mengambil keputusan ketika menghadapi situasi sulit, " ungkap Akhyar Ilyas kepada wartawan, Rabu (14/10/2026).
Ditambahkan Akhya, kebugaran fisik sangat berpengaruh terhadap kemampuan pemain dalam menjaga intensitas permainan, melakukan pergerakan tanpa bola, memenangkan duel, serta memberikan tekanan kepada lawan.
Akhyar juga mengharapkan para pemain mampu tampil lebih agresif ketika bertanding. Namun, agresivitas tersebut harus tetap terukur dan disertai kedisiplinan agar tidak merugikan tim.

Peningkatan kondisi fisik diharapkan membuat PSPS Pekanbaru mampu menjaga tempo permainan, lebih aktif dalam melakukan tekanan, serta tetap konsisten dari awal hingga akhir pertandingan.
Karena itu, kesiapan fisik perlu didukung dengan kedisiplinan pemain dalam menjalani program latihan, menjaga pola istirahat, dan mengikuti arahan tim pelatih
Dikatakan Akhyar, peluang yang berhasil diciptakan harus dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Sebab, dalam pertandingan sepak bola, efektivitas penyelesaian akhir menjadi salah satu faktor yang dapat menentukan hasil pertandingan.
PSPS Pekanbaru diharapkan tidak hanya mampu membangun serangan dan menciptakan kesempatan, tetapi juga lebih tenang serta cermat dalam mengambil keputusan ketika berada di depan gawang lawan.
Di sisi lain, keseimbangan permainan juga perlu dijaga. Para pemain harus mampu menjalankan tugas sesuai posisi masing-masing, menjaga koordinasi antar lini, dan mengantisipasi serangan balik lawan.
Bagi Akhyar, kerja keras selama latihan harus dapat diterjemahkan menjadi penampilan yang efektif ketika memasuki pertandingan. Karena itu, seluruh pemain diharapkan terus meningkatkan kualitas permainan dan menjaga kekompakan demi mencapai hasil yang terbaik.
PSPS Pekanbaru Selalu Incar Kemenangan
Pelatih PSPS Pekanbaru, Akhyar Ilyas, menerangkan bahwa timnya selalu memiliki target meraih kemenangan dalam setiap pertandingan yang dijalani. Namun, menurutnya, sepak bola merupakan olahraga yang penuh dinamika, sehingga hasil akhir pertandingan tidak dapat dipastikan sebelum laga benar-benar selesai.
Karena itu, Akhyar Ilyas meminta kepada seluruh pemain PSPS Pekanbaru agar tetap fokus, menjaga konsentrasi, serta menjalankan strategi dan rencana permainan (game plan) yang telah disiapkan oleh tim pelatih.
Menurut Akhyar, keinginan untuk memenangkan pertandingan harus diiringi dengan kerja keras, disiplin, serta komitmen seluruh pemain ketika berada di lapangan. Setiap pemain harus memahami tugas dan tanggung jawabnya, baik ketika tim sedang menguasai bola maupun saat melakukan transisi bertahan.
“Setiap pertandingan pasti kita ingin menang, bang. Tapi namanya sepak bola, kita tidak tahu hasil akhirnya. Intinya, setiap pertandingan pemain harus fokus dengan game plan kita,” terang Akhyar Ilyas.
Sambung Akhyar Ilyas, para pemain juga dituntut menjaga ketenangan ketika menghadapi tekanan dari lawan. Kesalahan kecil dan hilangnya konsentrasi dapat memengaruhi jalannya pertandingan. Oleh sebab itu, seluruh pemain diharapkan tetap konsisten menjalankan strategi yang telah dipersiapkan.
Akhyar juga menekankan pentingnya kerja sama antarpemain. Sepak bola merupakan permainan kolektif yang membutuhkan kontribusi seluruh anggota tim, bukan hanya pemain yang mencetak gol, tetapi juga mereka yang berperan dalam membangun serangan, menjaga pertahanan, dan mendukung keseimbangan permainan.
Komposisi Pemain Ditentukan Menjelang Pertandingan
Terkait pemain yang akan diturunkan dalam pertandingan berikutnya, Akhyar mengatakan bahwa keputusan mengenai komposisi pemain belum ditetapkan sepenuhnya. Tim pelatih akan menentukan siapa saja yang dipercaya tampil hingga satu hari sebelum pertandingan atau H-1.
Keputusan tersebut tentunya menjadi bagian dari pertimbangan teknis tim pelatih dalam mempersiapkan tim agar dapat tampil optimal.
"Dalam menentukan susunan pemain, kita perlu mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kesiapan fisik, kondisi pemain, performa selama latihan, pemahaman terhadap strategi, serta kebutuhan tim untuk menghadapi karakter permainan lawan.
Dengan demikian, setiap pemain dituntut untuk terus menunjukkan keseriusan selama menjalani latihan dan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Kesempatan bermain dapat diberikan kepada pemain yang dinilai paling siap dan mampu menjalankan instruksi pelatih sesuai kebutuhan tim, " tutur Akhyar.***

Tulis Komentar